KALTIMOKE, BONTANG – Wali Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, menegaskan peran strategis kepala sekolah dalam membentuk kualitas sumber daya manusia masa depan Kota Bontang. Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan 10 kepala sekolah dan melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (21/5/2026).
Menurut Neni, kepala sekolah bukan hanya bertugas mengelola satuan pendidikan, tetapi juga menjadi pemimpin yang menentukan arah pembentukan karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman.
“Saudara sekalian adalah nakhoda peradaban yang memegang kendali atas mutu sumber daya manusia masa depan Kota Bontang,” ujarnya.
Ia menyoroti sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi dunia pendidikan, mulai dari dampak learning loss, ancaman krisis moral di era digital, hingga perubahan kurikulum yang terus berkembang. Karena itu, kepala sekolah diminta mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Neni juga menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang bebas dari praktik perundungan, intoleransi, maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.
“Oleh karena itu, saya berpesan: kedepankanlah jiwa seorang guru yang tulus, jadilah teladan yang berkepribadian luhur, dan bangunlah suasana belajar yang efektif, inovatif, serta menyenangkan. Sekolah harus menjadi benteng moral sekaligus tempat yang bebas dari perundungan, intoleransi, dan kekerasan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang juga melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama, yakni Bahtiar Mabe sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), drg. Toetoek Pribadi Ekowati sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Yani sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Edy Forestwanto sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
Selain itu, sebanyak 10 kepala sekolah dari jenjang SD dan SMP resmi dikukuhkan untuk memimpin sekolah masing-masing di Kota Bontang.
Melalui pelantikan dan pengukuhan tersebut, Pemerintah Kota Bontang berharap kualitas pelayanan publik dan sektor pendidikan dapat terus meningkat guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.






