Tanggapi Keluhan Warga Soal Proyek Mangkrak, Alfin Minta PUPR Segera Bertindak

by
Ketua Komisi C, DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry,S.H

KALTIMOKE, BONTANG – Keluhan warga terkait proyek pembangunan yang tak kunjung selesai mendapat perhatian dari DPRD Kota Bontang. Seorang warga bernama Irwan mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan di media sosial terkait proyek di Jalan Sam Ratulangi, Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, yang belum menunjukkan perkembangan selama berbulan-bulan.

Dalam unggahannya, Irwan mempertanyakan kapan proyek tersebut akan kembali dikerjakan. Ia khawatir kondisi bangunan yang sempat dibongkar justru berpotensi membahayakan lingkungan sekitar apabila dibiarkan terlalu lama.

“Mohon maaf, kapan diperbaiki ini? Soalnya sudah berbulan-bulan tidak ada tindak lanjut lagi. Sempat dibongkar corannya, setelah itu ditinggal. Kalau dibiarkan bisa ambruk pondasinya,” tulis Rahman di laman Facebook milik pribadinya Rabu, (27/5/2026).

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, mengatakan pihaknya langsung meneruskan informasi tersebut kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Kamis (28/5/2026).

Menurut Alfin, laporan dan keluhan masyarakat menjadi perhatian serius DPRD, terutama jika menyangkut keselamatan warga dan keberlangsungan pembangunan infrastruktur.

“Melihat postingan warga yang mengeluhkan kegiatan tersebut, saya segera menyampaikannya ke Dinas PU. berselang beberapa hari, pihak PU datang ke lokasi dengan mengirimkan alat berat,” ujar Alfin.

Ia berharap langkah cepat dari dinas terkait dapat menjadi solusi atas keresahan masyarakat sekaligus memastikan proyek tersebut dapat kembali dilanjutkan sesuai rencana.

“Saya harap proses perbaikan dapat segera dilakukan agar tidak menimbulkan risiko kerusakan yang lebih besar maupun membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Edy Prabowo, menjelaskan bahwa perbaikan proyek tersebut dianggarkan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).

Menurutnya, pihak PUPR telah berkoordinasi dengan Inspektorat dan seluruh proses administrasi telah dinyatakan aman sehingga pekerjaan perbaikan dapat segera dilakukan dengan mendatangkan alat berat ke lokasi.

“Memang ada proses review dari Inspektorat, tetapi semuanya sudah selesai. Saat ini alat berat juga sudah berada di lokasi,” kata Edy Rabu (3/6/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.