KALTIMOKE, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar buka puasa bersama ratusan driver ojek online (ojol) se-Kota Bontang. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Wali Kota Bontang, Minggu (1/3/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, Kapolres Bontang AKBP Widho Andriano, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkot Bontang.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyampaikan sejumlah program yang berkaitan langsung dengan aktivitas para driver ojol. Salah satunya penyediaan titik charger atau pengisian daya telepon genggam yang telah disiapkan di beberapa lokasi di Kota Bontang.
“Untuk shelter untuk tempat charger akan ada beberapa titik di Kota Bontang. Sementara pengadaan jas hujan yang akan diberikan masih dalam proses,” ujar Neni.
Ia berharap, momentum bulan suci Ramadan menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan para driver ojol.
“Mudah-mudahan di bulan penuh keberkahan ini kita semua mendapat keberkahan Ramadan,” ucapnya.
Neni juga mengingatkan para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja. Menurutnya, para driver tidak hanya membawa penumpang, tetapi juga barang titipan yang menjadi tanggung jawab mereka.
“Untuk mengemudi dengan aman, patuhi rambu lalu lintas. Karena yang dibawa adalah penumpang serta titipan. Semoga semua bisa berjalan dengan aman,” pesannya.
Selain itu, Neni turut menyinggung upaya penanganan banjir di Bontang. Ia menyebut, tahun ini pemerintah akan meresmikan Bendungan Bontang di Kampung Masdarling serta membangun folder di wilayah Tanjung Laut.
“Untuk banjir, kita akan resmikan Bendungan Bontang di Kampung Masdarling dekat ini bersama Gubernur Kaltim. Kita juga akan bangun folder di Tanjung Laut tahun ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW Garda Ojol Kota Bontang, Ayub, menyampaikan apresiasi atas undangan dan perhatian Pemerintah Kota Bontang kepada para driver ojol.
“Kami berterima kasih atas undangan dari Pemerintah Kota Bontang beserta jajarannya,” ujarnya.
Ayub berharap usulan terkait pengadaan jas hujan dapat diprioritaskan, mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan.
“Kalau bisa jas hujan didahulukan, terutama untuk ojol yang betul-betul aktif. Karena ada juga ojol yang sifatnya sampingan. Jadi kalau bisa tepat sasaran, yang aktif itu yang didahulukan,” katanya.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar titik charger ditempatkan di lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul para driver, seperti di sekitar Bontang City Mall (BCM), simpang McD, atau dekat Kantor Bontang Post.
“Untuk titik halte charger, prioritaskan tempat yang banyak teman nongkrong, seperti BCM, simpang McD, atau dekat Bontang Post. Jangan di daerah yang terdapat ojek pangkalan agar tidak terjadi konflik di lapangan,” pungkasnya.
Kegiatan buka bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, menandai sinergi antara pemerintah daerah dan para pekerja sektor transportasi daring di Kota Bontang selama bulan suci Ramadan.





