KALTIMOKE, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyerahkan bantuan secara simbolis dari Pemerintah Kota Bontang kepada pengurus masjid saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Berebas Tengah, Senin (23/2/2026).
Kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus wujud komitmen Pemkot Bontang dalam mendukung kegiatan keagamaan di Kota Taman.
Dalam sambutannya, Agus Haris menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah ritual, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan etika sosial.
“Nilai ketakwaan harus menjadi landasan etis dalam menjalankan tugas pemerintahan guna menciptakan keseimbangan antara hubungan kepada Sang Pencipta (hablum minallah) dan sesama manusia (hablum minannas),” ujarnya.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Agus Haris juga memaparkan sejumlah capaian signifikan Pemerintah Kota Bontang dalam beberapa sektor strategis.
Di bidang kesehatan, angka stunting berhasil ditekan dari 27,4 persen menjadi 17,44 persen. Pada sektor pendidikan, Pemkot Bontang merealisasikan program seragam gratis serta pemberian beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa.
Sementara itu, pada sektor ekonomi, pemerintah mencatat penurunan angka pengangguran serta peningkatan realisasi investasi daerah. Di bidang infrastruktur, fokus pembangunan diarahkan pada pengendalian banjir, perbaikan drainase, serta pembangunan jembatan di Kelurahan Guntung.
“Seluruh program ini adalah komitmen moral pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan ini memerlukan partisipasi, dukungan, dan pengawasan dari seluruh warga,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Agus Haris mengajak masyarakat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga, serta menjadikan Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.
“Melalui semangat kebersamaan tersebut, visi mewujudkan Bontang yang tertib, agamis, mandiri, aman, dan nyaman dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan,” tutupnya.





