DPMPTSP Bontang Optimalkan Pengawasan Internal Lewat 16 CCTV

by
kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis lingkungan kantor

KALTIMOKE, BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang memasang 16 unit kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis lingkungan kantor. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Aspiannur, mengatakan pemasangan CCTV tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas dan kinerja pegawai selama menjalankan tugas pelayanan publik yang bisa di akses langsung melalui monitor di ruangannya.

“Pemasangan 16 titik CCTV ini kami lakukan untuk memantau kinerja pegawai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik, transparan, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya, Kamis (18/6/2025).

Menurutnya, keberadaan CCTV bukan semata-mata sebagai alat pengawasan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dalam meningkatkan disiplin dan profesionalisme aparatur di lingkungan DPMPTSP.

“Melalui rekaman CCTV, kami dapat melakukan evaluasi terhadap proses kerja pegawai sehingga jika ada kendala atau hal yang perlu diperbaiki bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.

Selain itu, sistem pengawasan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pegawai maupun masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan perizinan dan layanan lainnya.

“Kami berharap keberadaan CCTV ini dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih tertib, aman, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di DPMPTSP Kota Bontang,” tutup Aspiannur.

Pemasangan CCTV di 16 titik tersebut mencakup area pelayanan, ruang kerja, serta beberapa lokasi yang menjadi pusat aktivitas pegawai dan masyarakat. Dengan sistem pengawasan yang lebih optimal, DPMPTSP Kota Bontang menargetkan peningkatan kualitas pelayanan dan akuntabilitas kinerja aparatur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.