HMB Connect Platform Diperkenalkan, IKA HMB Siapkan Ekosistem Karier dan Jejaring Alumni Digital

by
Presidium IKA HMB, Kahar memaparkan Website HMB Connect Platform

KALTIMOKE, BONTANG — Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Bontang (IKA HMB) memperkenalkan inovasi digital terbaru bertajuk HMB Connect Platform dalam rangkaian Perayaan Milad HMB dan IKA HMB yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Minggu (21/6/2026) malam.

Meski masih dalam tahap pengembangan, platform tersebut digadang menjadi langkah strategis dalam mentransformasi organisasi dari sistem konvensional menuju ekosistem digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Presidium IKA HMB, Kahar, mengatakan HMB Connect hadir sebagai solusi atas tantangan yang kerap dihadapi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan, khususnya dalam menentukan arah karier.

“Banyak yang baru lulus kuliah di usia sekitar 23 tahun masih bingung mau ke mana. Platform ini hadir sebagai jawaban untuk itu,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi digital juga menjadi kebutuhan organisasi di tengah perubahan pola komunikasi dan perkembangan teknologi. Jika sebelumnya berbagai informasi masih mengandalkan komunikasi dari mulut ke mulut, pencarian asrama secara manual, hingga sistem organisasi yang cenderung seremonial, kini diperlukan pendekatan yang lebih cepat, efektif, dan terstruktur.

HMB Connect dirancang sebagai pusat data dan kolaborasi yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari informasi mahasiswa, beasiswa, lowongan pekerjaan, hingga database talenta alumni yang terintegrasi. Seluruh data nantinya dapat diakses secara real time melalui dashboard yang dilengkapi sistem notifikasi cepat dan akurat.

Lebih dari sekadar media informasi, platform ini juga disiapkan untuk mendukung pengembangan karier, kolaborasi bisnis, inkubasi usaha, serta peningkatan keterampilan bagi anggota dan alumni.

Salah satu fitur yang tengah dikembangkan adalah Kartu Tanda Anggota (KTA) digital, yang dapat dicetak secara mandiri. Selain itu, sistem juga akan memetakan data mahasiswa dan alumni berdasarkan universitas, fakultas, serta bidang keahlian masing-masing.

Kahar mengungkapkan, selama ini alumni kerap mengalami kesulitan saat membutuhkan sumber daya manusia dengan latar belakang tertentu karena belum tersedianya basis data yang terstruktur.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, HMB Connect akan menghadirkan fitur peta keahlian alumni, yang tidak hanya memuat riwayat pendidikan, tetapi juga kompetensi dan keterampilan tambahan yang dimiliki setiap anggota.

“Ke depan akan ada fitur spotlight yang menampilkan alumni dengan potensi tertentu, seperti calon akademisi, anggota legislatif, hingga penyelenggara pemilu,” jelasnya.

Ia menambahkan, visi besar HMB Connect adalah membangun ekosistem yang berkelanjutan. Setelah lulus, anggota akan mengikuti masa inkubasi selama dua hingga empat pekan untuk mendapatkan pelatihan teknis dan penguatan keterampilan sebelum diarahkan ke jaringan perusahaan mitra maupun stakeholder yang bekerja sama dengan IKA HMB.

Setelah memasuki dunia kerja, alumni diharapkan dapat kembali berkontribusi sebagai mentor bagi generasi berikutnya sehingga tercipta siklus pembelajaran dan pengembangan jejaring yang terus berlanjut.

Tak hanya itu, platform ini juga diproyeksikan menjadi wadah pengelolaan dana abadi HMB yang dapat dimanfaatkan untuk program beasiswa, pusat kajian, hingga pengembangan konsultan kebijakan.

Menurut Kahar, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan kontribusi nyata alumni terhadap pembangunan daerah, khususnya Kota Bontang.

“HMB-ku Bangun Bontang-ku tidak boleh berhenti sebagai slogan. Harus ada kajian dan kontribusi nyata yang bisa diberikan untuk pembangunan daerah,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Kahar juga menyoroti tantangan yang dihadapi sejumlah cabang organisasi yang mengalami penurunan aktivitas akibat keterbatasan anggaran. Melalui platform dan sistem pendanaan yang lebih terstruktur, ia berharap keberlanjutan organisasi dapat terjaga di masa mendatang.

“Ini memang isu sensitif. Namun dengan adanya platform ini serta sistem pendanaan yang lebih baik, kami optimistis keberlanjutan organisasi dapat lebih terjamin,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.