KALTIMOKE, BONTANG – Kejuaraan Pencak Silat Ketua DPRD Cup Kota Bontang Tahun 2026 resmi berakhir pada Minggu (21/6/2026) di Sport Center Loktuan. Ajang yang diikuti 158 pesilat dari berbagai perguruan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Selama beberapa hari pelaksanaan, para pesilat menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai kategori yang dipertandingkan, mulai dari nomor tanding, seni tunggal putra-putri, ganda, beregu hingga solo creative.
Penutupan kejuaraan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Eko Mashudi, yang mewakili Wali Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Eko menilai pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain mengasah kemampuan bela diri, olahraga ini juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, keberanian, serta semangat pantang menyerah.
“Melalui pencak silat, generasi muda tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga dibentuk mental dan karakternya agar menjadi pribadi yang tangguh dan berjiwa ksatria,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Ketua DPRD Kota Bontang, pengurus IPSI Kota Bontang, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan tersebut.
Menurutnya, hasil yang diraih peserta dalam kompetisi ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang. Bagi atlet yang berhasil meraih juara, prestasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, pengalaman bertanding menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan di masa mendatang.
Kompetisi berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Pada kategori seni, gelar Pesilat Terbaik I Putra diraih Yoel Putra Styawan dari Persaudaraan Setia Hati Terate, sedangkan Pesilat Terbaik I Putri diraih Adinda Pratiwi Bahari dari perguruan yang sama.
Sementara pada kategori tanding, gelar Pesilat Terbaik I Putri berhasil diraih Azizi Rahmania Putri dari Tapak Suci dan Pesilat Terbaik I Putra diraih M. Aditia Akbar yang juga berasal dari Tapak Suci.
Melalui kejuaraan ini, Pemerintah Kota Bontang berharap pembinaan atlet pencak silat dapat berjalan lebih berkelanjutan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional.





