KALTIMOKE, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Loktuan, Bontang Utara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta masyarakat Kelurahan Loktuan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Hj. Neni Moerniaeni mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan hanya dibaca saat acara seremonial.
“Al-Qur’an adalah kompas yang menuntun arah perjalanan hidup kita. Di bulan suci ini mari kita perbanyak istigfar, zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya dilihat dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas moral masyarakat.
“Kota yang maju bukan hanya dari fisiknya, tetapi juga dari akhlak dan karakter masyarakatnya,” katanya.
Neni juga menyampaikan sejumlah program pemerintah, seperti kenaikan insentif bagi pegiat agama, bantuan sepatu, tas, dan buku gratis untuk siswa SD hingga SMP, serta alokasi dana Rp10 miliar untuk beasiswa UKT mahasiswa.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan lokasi dan akomodasi untuk 12 masjid dan musala melalui sistem SIPD secara transparan.
Terakhir, orang nomor satu di Kota Bontang itu berharap agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam pembangunan Kota Bontang.
“Pembangunan adalah dayung, kebersamaan adalah layar, dan nilai-nilai Al-Qur’an adalah kompas yang menuntun perjalanan Kota Bontang menuju keberkahan,” pungkasnya.






