Jelang Musda Golkar Bontang, Andi Faiz Masih Jadi Satu-satunya Kandidat yang Mendaftar

by
Tim bakal calon ketua DPD II Golkar Bontang Andi Faiz mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat DPD Partai Golkar Bontang

KALTIMOKE, BONTANG – Bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bontang periode 2025–2030 hingga kini masih didominasi figur incumbent. Menjelang penutupan tahapan pengambilan formulir, baru satu nama yang resmi mengambil mandat pencalonan, yakni Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Tim Andi Faiz mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat DPD Partai Golkar Bontang pada Kamis (25/6/2026) siang. Berkas tersebut diterima langsung oleh Ketua Penjaringan, HM Idrus.

Kondisi tersebut membuat peta persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) VIII Golkar Bontang yang akan digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026, masih didominasi oleh figur petahana.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Bontang, Lafendri, mengatakan proses pengambilan maupun pengembalian berkas dapat dilakukan melalui kuasa yang ditunjuk oleh bakal calon.

Menurutnya, batas akhir pengembalian berkas dijadwalkan pada Jumat (26/6/2026) malam.

“Kami menyarankan pengembalian berkas dilakukan lebih awal agar ada waktu jika ditemukan kekurangan administrasi. Namun panitia tetap memberikan kesempatan hingga malam hari sesuai jadwal yang ditetapkan,” ujarnya.

Meski hingga saat ini baru satu kandidat yang muncul, Lafendri menegaskan proses pencalonan tetap terbuka bagi seluruh kader yang memenuhi syarat.

Sejumlah nama senior di internal partai sebenarnya disebut memiliki peluang untuk maju, di antaranya H. Nursalam, H. Rustam, dan H. Ubayya. Namun hingga menjelang penutupan tahapan pengambilan formulir, belum ada tanda-tanda ketiga figur tersebut akan ikut meramaikan kontestasi.

“Secara organisasi peluang itu terbuka untuk semua kader. Beberapa nama memang sempat menjadi pembahasan internal, tetapi sampai sekarang baru Pak Andi Faiz yang mengambil formulir,” katanya.

Untuk dapat ditetapkan sebagai calon ketua, setiap kandidat wajib memenuhi sejumlah persyaratan, seperti pernah menjadi pengurus Partai Golkar minimal lima tahun, memiliki sertifikat pendidikan dan pelatihan kader, serta mengantongi dukungan sedikitnya 30 persen dari total pemilik hak suara.

Dalam Musda VIII nanti, terdapat sembilan hak suara yang akan menentukan ketua terpilih. Hak suara tersebut berasal dari DPD Golkar Kalimantan Timur, Dewan Pertimbangan Golkar Bontang, Ketua DPD Golkar Bontang, organisasi sayap partai, pengurus tingkat kecamatan, serta organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.

Pelaksanaan Musda VIII Golkar Bontang sendiri merupakan tindak lanjut instruksi DPD Partai Golkar Kalimantan Timur pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar ke-11.

Dengan waktu pendaftaran yang semakin sempit, peluang munculnya penantang bagi petahana masih terbuka. Namun hingga saat ini, Andi Faizal Sofyan Hasdam masih menjadi satu-satunya kader yang secara resmi menyatakan langkah menuju kursi Ketua DPD Golkar Bontang periode berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.