Bontang Siapkan Duta Pramuka Terbaik untuk Jambore Nasional 2026

by
(Kadispopar Kota Bontang, Eko Mashudi)

KALTIMOKE, BONTANG — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang mulai melaksanakan proses seleksi peserta untuk mengikuti Jambore Nasional yang akan digelar di Cibubur, Jakarta, pada bulan Juni 2026.

Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda nasional tahunan yang diikuti oleh perwakilan pramuka terbaik dari seluruh Indonesia.

“Jambore Nasional adalah kegiatan tahunan berskala nasional, sehingga setiap daerah harus mengirimkan duta-duta pramuka terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat,” ujarnya, Minggu, (12/4/2026) saat melaksanakan seleksi tahap awal.

Seleksi di tingkat Kota Bontang akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yang berlangsung pekan ini berfokus pada seleksi administrasi. Sementara tahap kedua, yang dijadwalkan minggu depan, akan menguji kemampuan teknis dan keterampilan peserta.

“Seleksi hari ini meliputi tiga tes keterampilan dasar. Dari hasil ini, akan kami saring peserta terbaik untuk mengikuti tahap selanjutnya, yaitu tes keterampilan umum dan kompetensi,” jelasnya.

Tim seleksi berasal dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bontang yang bertugas menilai kesiapan peserta secara menyeluruh, baik dari aspek keterampilan, kedisiplinan, maupun kemampuan kerja sama tim.

Eko menambahkan, peserta yang lolos seleksi nantinya akan diberangkatkan ke Jambore Nasional sekitar bulan Juni mendatang. Pemerintah Kota Bontang juga telah menyiapkan dukungan anggaran penuh, mulai dari proses seleksi hingga keberangkatan.

“Total yang akan difasilitasi sekitar 40 orang, terdiri dari 36 peserta dan 4 orang pendamping,” ungkapnya.

Menurut Eko, keikutsertaan dalam Jambore Nasional tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana penting bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan jaringan.

“Tahun lalu kita memang belum meraih juara terbaik, namun anak-anak kita mendapatkan pengalaman berharga. Mereka bisa berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah, bahkan dengan peninjau dari negara sahabat seperti Filipina, Malaysia, dan Australia,” katanya.

Ia menilai, kegiatan tersebut berkontribusi positif dalam meningkatkan indeks pembangunan pemuda di Kota Bontang, khususnya dalam aspek wawasan organisasi, kepemimpinan, dan kewirausahaan.

“Yang terpenting adalah bagaimana generasi muda kita mendapatkan ruang untuk berkembang, menambah pengalaman, dan membangun jejaring yang lebih luas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.