KALTIMOKE, KUTAI TIMUR – Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Kutai Timur resmi berganti. AKBP Aryansyah kini dipercaya menjabat Kapolres Kutim, menggantikan AKBP Fauzan Arianto yang mendapat penugasan baru sebagai Wakapolres Kutim.
Penunjukan tersebut menambah perjalanan karier Aryansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit V Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Timur.
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2008 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, khususnya dalam penanganan kejahatan siber yang melibatkan pelaku lintas daerah hingga lintas negara.
Selama memimpin Subdit V Tipidsiber, Aryansyah bersama timnya menangani berbagai perkara kejahatan digital, mulai dari peretasan, penipuan daring, penyebaran hoaks, hingga tindak pidana yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Salah satu perkara yang menjadi perhatian publik adalah pengungkapan kasus grooming dan sextortion terhadap remaja perempuan berusia 15 tahun asal Swedia. Kasus tersebut melibatkan jaringan lintas negara yang memanfaatkan media digital untuk mendekati korban sebelum melakukan pemerasan.
Selain itu, jajarannya juga berhasil mengungkap jaringan judi online yang terhubung dengan pelaku di kawasan Asia serta menangani sejumlah kasus peretasan akun media sosial yang melibatkan pelaku dari berbagai negara.
Menurut Aryansyah, karakter kejahatan siber membuat proses penegakan hukum tidak mengenal batas wilayah.
“Dunia digital cakupannya internasional,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Imbau Warga Waspada Kejahatan Digital
Di tengah maraknya kejahatan berbasis internet, Aryansyah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima tautan atau link dari pihak yang tidak dikenal melalui pesan singkat, WhatsApp, maupun media sosial.
Ia menilai kewaspadaan sederhana tersebut dapat mencegah pencurian data pribadi hingga berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan sampingan yang menjanjikan penghasilan instan hanya dengan memberikan tanda suka (like), mengikuti instruksi tertentu, atau mengakses tautan yang dikirimkan pelaku.
“Kalau ada yang mengirimkan link, jangan pernah diklik,” tegasnya.
Berpengalaman di Sejumlah Daerah
Karier kepolisian Aryansyah dimulai di Polda Riau usai lulus dari Akademi Kepolisian pada 2008. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya Kapolsek Singingi di Polres Kuantan Singingi dan Kapolsek Kelumpang Tengah di Polres Kotabaru, Polda Kalimantan Selatan.
Setelah bertugas di berbagai satuan di Polda Kalimantan Selatan, Aryansyah dipercaya menjabat Kabagops Polresta Samarinda pada 2024. Setahun kemudian, ia mengemban amanah sebagai Kasubdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kaltim sebelum akhirnya dipercaya memimpin Polres Kutai Timur sebagai Kapolres.
Dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan penanganan kejahatan digital, Aryansyah diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kutai Timur. (*/Arya)





