Penguatan Sistem Pemerintahan Jadi Strategi Bontang Tarik Investasi

by
Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel

KALTIMOKE, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus menggenjot pembenahan iklim investasi dengan memprioritaskan penguatan sistem birokrasi. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), upaya tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang mampu menghadirkan pelayanan investasi yang lebih profesional, transparan, dan efisien.

Komitmen itu selaras dengan arah pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030. Dalam dokumen tersebut, sektor penanaman modal menjadi salah satu fokus utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menjelaskan bahwa pembenahan tidak hanya menyasar layanan yang berhadapan langsung dengan masyarakat maupun investor. Menurutnya, perbaikan juga harus dilakukan pada sistem pendukung di lingkungan internal pemerintahan agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

Ia mengatakan, program penunjang urusan pemerintahan daerah menjadi instrumen penting dalam memperkuat tata kelola investasi. Melalui program tersebut, berbagai aspek mulai dari administrasi, perencanaan, hingga dukungan teknis akan ditata secara lebih sistematis.

Ruang lingkup pembenahan meliputi penyusunan dokumen perencanaan yang lebih terukur, evaluasi kinerja secara berkala, penguatan pengelolaan data statistik sektoral, serta penyempurnaan administrasi keuangan dan pengelolaan aset daerah.

“Kami tidak hanya berfokus pada pelayanan yang terlihat oleh masyarakat, tetapi juga memperkuat sistem pendukung di baliknya. Ketika fondasi birokrasi berjalan baik, kualitas pelayanan investasi akan semakin konsisten, transparan, dan mudah diakses,” kata Karel, Kamis (9/7/2026)..

Program tersebut dirancang untuk dilaksanakan secara bertahap sepanjang periode 2025 hingga 2030. DPMPTSP berharap langkah ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan investasi sekaligus memperkuat daya saing Kota Bontang dalam menarik penanam modal.

Karel meyakini bahwa tata kelola yang semakin tertib, terintegrasi, dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap Bontang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting agar daerah mampu bersaing sebagai destinasi investasi yang semakin menjanjikan.

“Ketika seluruh sistem sudah tertata dengan baik dan saling terintegrasi, investor akan melihat Bontang sebagai daerah yang memiliki kesiapan serta komitmen kuat dalam mendukung kegiatan investasi,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.