Serap Aspirasi dan Memastikan Realisasi Usulan Warga, Shemy Perbanyak Diskusi Dengan Masyarakat

by
Anggota DPRD Kaltim, Shemy Permata Sari

KALTIMOKE, BONTANG – Suasana dialog antara warga dan wakil rakyat terasa lebih hidup dalam kegiatan Besempekat DPRD Kalimantan Timur.

Tak sekadar mendengar keluhan, forum ini jadi ruang untuk memastikan aspirasi benar-benar berubah menjadi aksi nyata.

Anggota DPRD Kaltim, Shemy Permata Sari (SPS), hadir langsung di tengah masyarakat.

Dia tak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga mengecek sejauh mana usulan warga telah direalisasikan.

SPS yang juga istri Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan  keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mengawal pembangunan.

“Kegiatan Besempekat ini bukan sekadar pertemuan, tapi menjadi sarana kita memastikan aspirasi masyarakat benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Dialog semakin menarik saat narasumber Mappaeleo memaparkan hasil nyata dari aspirasi warga.

Ia menyebut, bantuan yang telah berjalan didominasi sektor pendidikan, mulai dari dukungan fasilitas hingga kebutuhan penunjang belajar.

Tak hanya itu, kebutuhan dasar masyarakat juga disentuh melalui pembangunan sumur bor untuk memastikan ketersediaan air bersih.

“Fokus bantuan memang lebih banyak ke pendidikan karena itu kebutuhan utama masyarakat, tapi kita juga dorong program lain seperti sumur bor untuk menunjang kehidupan sehari-hari warga,” jelasnya.

“Bahkan tadi warga juga telah menyampaikan aspirasinya kepada Ibu Dewan, dan hal tersebut akan ditindaklanjuti nantinya,” sambungnya.

Diketahui, Besempekat sendiri merupakan forum dialog terbuka antara DPRD dan masyarakat, yang tak hanya menampung aspirasi, tetapi juga mengevaluasi hasilnya.

Mulai dari memastikan realisasi program, menemukan kendala di lapangan, hingga menyerap masukan langsung dari warga.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah (APBD), agar tepat sasaran dan benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Istilah Besempekat berasal dari bahasa Kutai yang berarti “bermusyawarah” sebuah nilai yang menegaskan pentingnya duduk bersama untuk mencari solusi terbaik. (*/Niwil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.