KALTIMOKE, BONTANG – Tim Penataan Beras Basah melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus penyampaian Teguran II kepada para pedagang yang masih melakukan pelanggaran di kawasan wisata Pulau Beras Basah, Jumat pagi (17/4/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih sampah sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata unggulan di Kota Bontang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang, Dinas Perhubungan Kota Bontang, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bontang, Kecamatan Bontang Selatan, Kelurahan Bontang Lestari, serta unsur TNI dan Polri.
Dari unsur TNI, kegiatan dihadiri oleh Kasdim KODIM 0908 Bontang beserta personel, Pasi Intel Batalyon Arhanud 7 ABC, serta personel Pos TNI AL. Sementara dari kepolisian, hadir personel Satuan Polisi Air dan Udara yang turut mendukung pengamanan dan kelancaran kegiatan.
Dalam keterangannya, Kadispopar Bontang, Eko Mashudi, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan kawasan wisata yang tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung.
“Kami masih menemukan beberapa pedagang yang belum mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, hari ini kami memberikan Teguran II sebagai langkah tegas namun tetap persuasif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa selain penegakan aturan, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata.
“Aksi bersih-bersih ini juga menjadi pengingat bahwa kebersihan Pulau Beras Basah adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, pedagang, maupun pengunjung,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bontang berharap melalui kegiatan ini, para pedagang dapat lebih disiplin dalam mematuhi aturan yang berlaku, sekaligus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di Pulau Beras Basah sebagai salah satu ikon pariwisata daerah.






