Dispopar Bontang Perkuat Sektor Ekraf Lewat Pelatihan Strategi dan HKI

by

KALTIMOKE, BONTANG – Puluhan pelaku ekonomi kreatif di Kota Bontang tampak antusias mengikuti Pelatihan Penyusunan Strategi Pengembangan dan Pembangunan Ekonomi Kreatif yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Kamis (23/04/2026), di Hotel Bintang Sintuk.

Selama dua hari pelatihan hingga 24 April 2026, sebanyak 57 peserta tidak hanya dibekali pengetahuan teknis tentang pengembangan usaha, tetapi juga diajak memahami pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual sebagai bagian dari keberlanjutan karya dan inovasi mereka.

Bagi para pelaku ekonomi kreatif, isu perlindungan karya menjadi hal yang semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif. Perlindungan hukum dinilai bukan sekadar formalitas, tetapi langkah penting untuk menjaga orisinalitas sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Anwar Sadat, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa ekonomi kreatif kini menjadi salah satu sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ekonomi kreatif bukan hanya soal ide dan inovasi, tetapi juga bagaimana karya tersebut memiliki perlindungan hukum yang kuat agar memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha,” ujarnya saat membacakan sambutan Wali Kota Bontang.

Terakhir, Ia menyebut pemkot bontang akan terus mendorong penguatan sektor ini melalui berbagai kebijakan, termasuk fasilitasi perlindungan hak kekayaan intelektual bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi sangat penting agar karya yang dihasilkan tidak hanya dikenal, tetapi juga memiliki kepastian hukum dan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.