KALTIMOKE, BONTANG – Tren kewirausahaan di Kota Bontang menunjukkan perkembangan positif. Dalam dua tahun terakhir, semakin banyak masyarakat yang memilih membuka usaha sendiri, mulai dari bisnis kuliner, butik, jasa jahit, hingga kerajinan tangan.
Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah usaha mikro dan kecil yang tumbuh di berbagai wilayah kota. Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal perubahan pola pikir masyarakat yang kini lebih berani memulai usaha secara mandiri.
Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Karel, mengatakan usaha mikro menjadi sektor yang paling berkembang sepanjang 2024.
“Pada tahun lalu, tidak ada investor besar yang masuk. Namun, usaha kecil dan mikro mengalami peningkatan yang signifikan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Sektor kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang paling diminati. Berbagai kafe, warung makan, dan toko kelontong terus bermunculan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
Tidak hanya itu, sektor ritel juga mengalami pertumbuhan. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah tenant lokal yang mengisi ruang usaha di pusat perbelanjaan, termasuk di Bontang City Mall.
Menurut Karel, banyak warga yang kini mencoba peruntungan di bidang fesyen dan ekonomi kreatif. Usaha butik, jasa jahit, hingga produk kerajinan tangan menjadi pilihan yang cukup diminati karena memiliki pangsa pasar tersendiri.
“Banyak pelaku usaha yang membuka bisnis butik, usaha jahit, hingga kerajinan tangan. Sektor ini menjadi sangat diminati masyarakat,” katanya.
Mayoritas usaha tersebut dijalankan oleh pengusaha lokal dengan modal yang relatif terjangkau. Usaha mikro umumnya memiliki modal di bawah Rp100 juta, sementara usaha kecil berada pada kisaran Rp100 juta hingga Rp5 miliar.
Berkembangnya usaha-usaha tersebut dinilai tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.
Karel menilai kondisi ini menjadi bukti bahwa masyarakat Bontang semakin memiliki keberanian untuk berwirausaha. Dengan peluang pasar yang masih terbuka dan kebutuhan modal yang tidak terlalu besar, sektor usaha mikro diprediksi akan terus bertumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
“Kami optimis sektor mikro akan terus berkembang karena peluangnya masih sangat terbuka lebar, terutama bagi mereka yang ingin memulai usaha dengan dana terbatas,” pungkasnya.






