KALTIMOKE, BONTANG — Anggota DPRD Bontang, Nursalam, menyoroti kondisi baut penopang bollard dan tiang lampu penerangan di kawasan trotoar Jalan MT Haryono yang masih menonjol ke permukaan. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat yang beraktivitas di area itu.
Sorotan tersebut disampaikan dalam forum paripurna DPRD bersama Pemerintah Kota Bontang, Rabu (13/5/2026). Menurut Nursalam, kawasan trotoar MT Haryono kini semakin ramai dimanfaatkan warga sebagai tempat berjalan kaki hingga jogging track pada sore dan malam hari.
Karena itu, ia meminta pemerintah segera melakukan penyesuaian demi meningkatkan keamanan pengguna trotoar, terutama anak-anak.
“Sekarang banyak warga jogging di sana. Baut yang masih menonjol itu rawan membahayakan kalau tidak segera ditutup,” ujarnya.
Ia menyarankan agar baut penopang tersebut diberi pelindung menggunakan material karet atau penutup khusus agar tidak melukai pejalan kaki saat beraktivitas.
Selain menyoroti aspek keselamatan, Nursalam juga mengusulkan agar tata pencahayaan di kawasan MT Haryono diperbaiki supaya suasana malam di Bontang terlihat lebih hidup dan nyaman.
Menurutnya, pencahayaan dengan nuansa hangat seperti warna kuning atau kuning kemerahan dapat memperkuat kesan estetika kota.
“Harapannya di APBD Perubahan 2026, Pemkot Bontang bisa menganggarkan penyesuaian tata kota kita agar terlihat lebih cantik,” katanya.
Usulan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang menyatakan pemerintah menerima masukan tersebut. “Baik, usulan diterima,” ucap Neni singkat.






