KALTIMOKE, BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berencana mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan aset daerah berupa videotron yang dapat disewakan kepada pihak perusahaan.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Aspiannur, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu menggelar rapat internal sebelum melakukan sosialisasi langsung kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang.
“Kami akan gelar rapat internal dahulu, kemudian akan kami sosialisasikan videotron ini ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bontang untuk meningkatkan PAD,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, salah satu kemungkinan jadi kendala adalah masih adanya perusahaan yang belum mengetahui bahwa fasilitas videotron milik pemerintah daerah tersebut dapat disewa untuk kebutuhan promosi.
“Bisa saja ada pihak perusahaan belum mengetahui bahwa videotron ini dapat disewa. Itu yang akan kami sosialisasikan nanti,” tambahnya.
Setelah rapat internal, DPMPTSP berencana melakukan pendekatan langsung atau jemput bola kepada perusahaan agar pemanfaatan aset daerah tersebut bisa lebih optimal.
“Kemungkinan setelah lebaran Idul Adha akan kami laksanakan wacana ini,” jelasnya.
Sebelumnya, dorongan untuk meningkatkan PAD datang dari legislatif. Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, meminta pemerintah kota lebih agresif menggali potensi pendapatan daerah, terutama dari sektor investasi.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPMPTSP, Rustam menilai masih banyak peluang investasi yang belum dimaksimalkan.
“Kalau kondisi ini tidak segera kita kejar, maka dampaknya nanti akan dirasakan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Optimalisasi investasi dan inovasi sumber pendapatan daerah menjadi kunci penting untuk menjaga keberlanjutan fiskal Kota Bontang ke depan.





