KALTIMOKE, BONTANG – Komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif terus diperkuat melalui kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sepanjang tahun 2025, perangkat daerah tersebut berhasil menjaga kinerja investasi meskipun berada dalam masa transisi kepemimpinan dan perubahan arah pembangunan daerah.
Investasi menjadi salah satu fokus utama DPMPTSP sebagaimana tertuang dalam Renstra 2021-2025, dengan indikator seperti nilai investasi PMDN, PMA, realisasi investasi, jumlah investor, serta tingkat kepatuhan perusahaan terhadap aturan penanaman modal.
Memasuki periode Renstra 2025-2029, fokus penguatan diarahkan pada pertumbuhan nilai realisasi investasi PMDN dan PMA sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Aspiannur, menyebut bahwa stabilitas investasi menjadi prioritas utama di tengah perubahan kebijakan daerah.
“Investor membutuhkan kepastian dan stabilitas. Karena itu, kami memastikan pelayanan perizinan tetap berjalan cepat, transparan, dan konsisten meskipun terjadi perubahan arah perencanaan,” ungkapnya, Kamis, (11/6/2026).
Ia juga menegaskan bahwa kemampuan adaptasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor.
“Adaptasi terhadap perubahan kebijakan adalah hal penting. Yang tidak boleh berubah adalah komitmen kita untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif,” tambah Aspiannur.
Dengan capaian tersebut, DPMPTSP Kota Bontang optimistis dapat terus meningkatkan daya tarik investasi daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan sektor usaha lokal.





