Perkuat Ketahanan Mental Perempuan Pemkot Bontang Gelar Program Self Healing

by

KALTIMOKE, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, secara resmi membuka kegiatan Self Healing bagi perempuan dan kader PKK Kota Bontang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Bontang, dan berlangsung pada Selasa (7/4) hingga Rabu (8/4) di Auditorium 3 Dimensi.

Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kota Bontang, Kepala DSPM, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan mental, khususnya bagi perempuan dan kader PKK yang memiliki peran strategis dalam keluarga maupun masyarakat.

“Di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang, perempuan dan kader PKK memegang peran yang sangat kompleks, mulai dari peran domestik hingga sosial. Berbagai tekanan yang muncul akibat perubahan sosial dan kemajuan teknologi perlu disikapi dengan bijak agar tidak berdampak pada kesehatan mental dan kualitas hidup,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kesehatan mental kini bukan lagi isu sekunder, melainkan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian serius. Kemampuan self healing, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan hidup secara menyeluruh.

Politikus Partai Gerindra itu juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Bontang 2025–2029 serta kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga. Pemerintah Kota Bontang telah menetapkan program prioritas “Bontang Sehat” yang mencakup penguatan layanan kesehatan mental sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, mengasah kemampuan self healing, serta berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Mulailah dengan merawat diri, menjaga keseimbangan hati dan pikiran, sehingga dapat melahirkan keluarga yang tangguh serta masyarakat yang sehat dan berdaya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bontang, Nur Kalby Agus Haris, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan keluarga dan individu. Ia menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya terbatas pada aspek fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental dan emosional.

“Kesehatan mental dan emosional merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesejahteraan individu. Kader PKK sebagai mitra pemerintah perlu memiliki kondisi mental yang kuat agar dapat menjalankan peran pengabdian dengan penuh keikhlasan dan kebahagiaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari Tim Penggerak PKK Kota, serta perwakilan dari kecamatan dan kelurahan. Pada hari pertama, acara menghadirkan motivator dan hypnotherapist profesional, Azima Rais, yang membawakan materi terkait tantangan yang dihadapi perempuan.

Dalam pemaparannya, Azima Rais mengajak peserta untuk memaknai setiap proses kehidupan dengan lebih bijaksana.
“Menjadi perempuan bukan berarti harus selalu terlihat kuat. Setiap rasa lelah dan air mata adalah bagian dari proses yang membentuk ketangguhan diri,” tuturnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber kedua, Reni Murni dari Jakarta, yang turut memberikan wawasan dan motivasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kualitas diri, memperkuat ketahanan mental, serta berkontribusi dalam membangun keluarga dan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.