KALTIMOKE, BONTANG – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Sabtu (18/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan pembinaan dan pengembangan olahraga disabilitas di Kota Taman.
Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan arahan kepada jajaran pengurus baru. Hadir pula Pj Sekda Kota Akhmad Suharto, Kepala Dispopar Eko Mashudi, Kadisdikbud Abdu Safa Muha, serta Ketua NPCI Provinsi Kalimantan Timur, Suharyanto.
Dalam sambutannya, Neni menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan membawa kemajuan bagi olahraga disabilitas di Bontang.
“Semoga Saudara sekalian dapat menjalankan tanggung jawab dengan penuh dedikasi serta integritas, guna mendorong kemajuan olahraga disabilitas di Kota Bontang ke arah yang lebih berprestasi,” ujar Neni.
Ia juga menyoroti capaian pengurus sebelumnya yang dinilai berhasil menjaga konsistensi pembinaan atlet hingga mampu meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Selain pembinaan olahraga, perhatian terhadap kesejahteraan penyandang disabilitas juga menjadi fokus pemerintah daerah. Saat ini, sebanyak 144 anak disabilitas di Kota Bontang menerima bantuan sosial sebesar Rp300.000 setiap bulan sebagai bentuk dukungan nyata.
Neni juga memberikan instruksi kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata agar memastikan pembinaan atlet berjalan optimal serta tanpa adanya perlakuan diskriminatif.
“Untuk dispopar, saya minta agar anak-anak kita ini diperhatikan secara khusus. Jangan sampai terlupakan. Kalian (atlet) hadir bukan karena dikasihani, tetapi karena prestasi yang kalian buktikan,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru, diharapkan NPCI Kota Bontang mampu terus melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi, termasuk di kancah internasional.





