KALTIMOKE, BONTANG – Penegasan terhadap pentingnya integritas dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) kembali disampaikan dalam Apel Pagi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bontang, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dan dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengingatkan bahwa disiplin kerja ASN menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Ia juga menekankan perlunya penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif serta percepatan transformasi sosial di tengah masyarakat.
“Disiplin bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan komitmen moral setiap ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tanpa integritas, kinerja yang baik tidak akan memiliki makna,” ujar Neni dalam arahannya.
Transformasi sosial, lanjutnya, harus berjalan seiring dengan penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang mencakup aspek profesionalisme, tanggung jawab, dan etika kerja. Nilai tersebut dinilai penting sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Di sisi lain, Wali Kota turut mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Bontang. Ia mengungkapkan bahwa angka kemiskinan berhasil ditekan hingga tiga persen, sementara kemiskinan ekstrem telah berhasil dihapuskan. Pertumbuhan ekonomi yang mencapai enam persen juga menjadi indikator positif kinerja pemerintah daerah.
“Kita patut bersyukur atas capaian ini, namun jangan cepat berpuas diri. Tantangan ke depan masih besar, sehingga diperlukan kerja sama, konsistensi, dan komitmen seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja,” tambahnya.
Ia berharap seluruh ASN dapat menjaga konsistensi kinerja dan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalitas.
Setelah apel pagi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan trofi Operda Cup Mini Soccer Tournament Liga Ramadan 2026. Pada kompetisi tersebut, tim Setda FC keluar sebagai juara pertama usai menaklukkan Setwan FC dengan skor 2-0 di laga final.
Turnamen ini melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang dan menjadi ajang untuk memperkuat kebersamaan serta solidaritas antarpegawai.







