KALTIMOKE, BONTANG – Upaya meningkatkan standar kebersihan dan keamanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang melalui penerapan sertifikasi laik higiene sanitasi bagi pelaku usaha kuliner. Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan restoran memberikan layanan yang aman, higienis, dan berkualitas kepada masyarakat.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan sertifikasi higiene sanitasi menjadi salah satu instrumen penting dalam perlindungan konsumen, bukan hanya sekadar kewajiban administrasi usaha.
Menurutnya, seluruh restoran kategori menengah rendah hingga menengah tinggi diwajibkan memenuhi sertifikasi tersebut paling lambat satu tahun setelah mulai beroperasi.
“Melalui sertifikasi ini, pemerintah ingin memastikan setiap restoran benar-benar memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan secara menyeluruh mulai dari kualitas bahan makanan, tata cara pengolahan, hingga mekanisme penyajian kepada pelanggan.
Selain itu, sejumlah fasilitas penunjang juga menjadi bagian penting dalam pemeriksaan, seperti ketersediaan air bersih, sanitasi dapur, serta sistem pengelolaan limbah usaha.
“Tidak hanya makanan yang diperiksa, tetapi juga sarana pendukung lainnya agar operasional restoran tetap aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat,” terangnya.
Aspiannur menambahkan, restoran dengan kategori usaha lebih tinggi diwajibkan memenuhi standar tambahan, terutama terkait aspek keselamatan kerja dan mitigasi risiko di area dapur.
Beberapa fasilitas yang wajib tersedia di antaranya alat pemadam kebakaran, sistem pendeteksi kebocoran gas, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Pemerintah Kota Bontang juga terus menggencarkan sosialisasi kepada para pelaku usaha kuliner agar penerapan standar higiene sanitasi dapat dipahami dan dijalankan secara optimal.
Menurut Aspiannur, penerapan standar kebersihan yang baik akan berdampak langsung terhadap tingkat kepercayaan pelanggan dan daya saing usaha di sektor kuliner.
“Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan kini semakin tinggi. Karena itu, restoran yang mampu menjaga standar sanitasi tentu memiliki nilai lebih di mata konsumen,” pungkasnya.






