KALTIMOKE, BONTANG – Upaya Pemerintah Kota Bontang dalam menekan angka pengangguran mulai menunjukkan hasil positif. Hal ini terlihat dari tren penurunan pengangguran seiring berjalannya berbagai program ketenagakerjaan yang telah dijalankan.
Dalam presentasi KDH bersama Kemendagri dan Tempo yang digelar secara virtual, Rabu (1/4/2026), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, disampaikan bahwa dari total 31 program yang dirancang, sebanyak 19 program telah terealisasi.
Program-program tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata. Ratusan tenaga kerja berhasil diserap, sementara ribuan pencari kerja turut terlibat dalam berbagai kegiatan pelatihan dan penempatan kerja.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyebut capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, perusahaan, lembaga pelatihan, bursa kerja khusus, serta forum HRD.
“Strategi utama kami adalah memastikan keterhubungan antara kebutuhan industri dengan kesiapan tenaga kerja lokal melalui pelatihan berbasis kompetensi,” ujar Agus Haris.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari strategi yang menekankan pada keterhubungan antara kebutuhan industri dan kesiapan tenaga kerja lokal.
“Pelatihan berbasis kompetensi menjadi salah satu pendekatan utama kami untuk memastikan tenaga kerja siap bersaing di sektor industri,” tuturnya.
Selain itu, pemerintah juga menerapkan berbagai kebijakan pendukung, seperti pengaturan komposisi tenaga kerja dan kewajiban perusahaan dalam menyampaikan proyeksi kebutuhan tenaga kerja secara berkala.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Bontang optimistis tren penurunan pengangguran dapat terus berlanjut, seiring dengan penguatan program dan sinergi antar pemangku kepentingan.







