KALTIMOKE, BONTANG – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari (SPS), mendampingi anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Syarifah Suraidah, dalam penyerahan bantuan aspirasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat Bontang Kuala, Jumat (11/9/2026).
Bantuan tersebut menyasar sejumlah kelompok masyarakat, mulai dari nelayan, pelaku UMKM, rumah ibadah, hingga taman kanak-kanak (TK).
SPS mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui aspirasi.
“Ini untuk kebutuhan masyarakat,” kata SPS.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak terlepas dari upaya menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga agar dapat diwujudkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat secara langsung.
“Kami berusaha mengakomodir aspirasi,” ujarnya.
SPS berharap bantuan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para penerima, baik untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.
“Semoga bermanfaat,” harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Syarifah Suraidah atau yang akrab disapa Bunda Harum, anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Bontang, khususnya warga Bontang Kuala.
“Terima kasih Bunda Harum atas perhatiannya kepada warga Bontang,” ungkap SPS.
Menurut SPS, sinergi antara pemerintah, legislatif, BUMN, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan serta kebutuhan warga dapat ditindaklanjuti secara nyata.
Ia menegaskan, aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti sebatas penyampaian, tetapi harus terus dikawal hingga menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung.
“Apapun aspirasi warga, pasti kami akan terus kawal,” pungkasnya.
Penyerahan bantuan TJSL tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan penerima, tetapi juga mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, mendukung pendidikan anak usia dini, serta menunjang kegiatan sosial dan keagamaan di Bontang Kuala.







