Simpan Ratusan Pil LL, Pria 38 Tahun Diamankan Polisi

by
Barang bukti diduga peredaran obat keras berbahaya

KALTIMOKE, BONTANG – Upaya pemberantasan peredaran obat keras berbahaya terus dilakukan Polres Bontang. Terbaru, seorang pria berinisial AI (38) ditangkap di Bontang Selatan setelah kedapatan menyimpan 234 butir pil berlogo LL yang diduga akan diedarkan.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 07.46 Wita di kawasan Jalan Lumba-Lumba, RT 027, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.

Dari tangan terduga pelaku, petugas berhasil mengamankan sebanyak 234 butir pil berlogo LL yang tersimpan dalam plastik klip bening. Selain itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam merek Nokia berwarna biru, dua bal plastik klip bening, uang tunai sebesar Rp100 ribu yang diduga hasil transaksi, serta sebuah tas abu-abu merek MS Glow yang digunakan untuk menyimpan barang bukti.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui keterangannya menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari pengembangan informasi terhadap seseorang yang sebelumnya mengaku membeli pil LL dari terduga pelaku.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan informasi di lapangan,” ungkapnya, Senin (1/6/2026).

Berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan penggeledahan di kediaman pelaku. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan ratusan pil LL beserta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran obat terlarang.

“Barang bukti ditemukan di dalam kamar pelaku dan diakui sebagai miliknya,” jelasnya.

Selanjutnya, terduga pelaku bersama seluruh barang bukti diamankan ke Mapolres Bontang guna menjalani proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Saat ini, Satresnarkoba Polres Bontang masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam peredaran pil LL tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.