Pelajar Jadi Kurir Narkoba, DPRD Bontang: Jangan Biarkan Mereka Dimanfaatkan

by
Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam

KALTIMOKE, BONTANG – Keterlibatan pelajar dalam peredaran narkotika menjadi perhatian DPRD Kota Bontang. Anak-anak dan remaja dinilai menjadi kelompok rentan yang dapat dimanfaatkan jaringan narkoba untuk memperluas distribusi, terutama melalui lingkungan pertemanan.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, mengatakan keterlibatan siswa dalam jaringan peredaran metamfetamin menunjukkan perlunya pengawasan lebih kuat terhadap lingkungan sosial anak. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah kasus terjadi.

“Kalau anak-anak sudah mulai terlibat, ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai mereka dimanfaatkan untuk mendistribusikan narkoba kepada teman-temannya,” kata Rustam, Kamis (20/8/2026).

Ia menilai keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam mengenali perubahan perilaku anak. Pola pergaulan, aktivitas sehari-hari, hingga perubahan sikap perlu menjadi perhatian orang tua dan pendidik sebagai bagian dari upaya deteksi dini.

Rustam juga mendorong pendidikan mengenai bahaya narkotika diberikan sejak usia dini. Anak perlu memahami bahwa iming-iming keuntungan ekonomi tidak sebanding dengan risiko hukum dan dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan.

“Apa pun alasannya, harus dipahami bahwa narkoba adalah tindakan ilegal. Jangan menerima uang lalu berpikir tindakan itu bisa dibenarkan,” ujarnya.

Menurut Rustam, jaringan narkoba dapat memanfaatkan kedekatan antarremaja untuk memperluas pasar. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sebelum anak masuk lebih jauh ke dalam jaringan.

Ia meminta pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum memperkuat sinergi dalam melindungi anak. Penindakan terhadap jaringan narkoba tetap diperlukan, tetapi harus berjalan bersamaan dengan upaya pencegahan.

“Perlindungan anak harus menjadi prioritas. Jangan sampai siswa menjadi sasaran sekaligus dimanfaatkan sebagai bagian dari jaringan perdagangan narkoba,” tegasnya.

Rustam berharap pengawasan dan edukasi yang lebih kuat dapat mencegah generasi muda Bontang terjerumus dalam peredaran narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.