Alfin Soroti Tenan UMKM HOP I, Fasilitas Listrik dan Air Wajib Tersedia

by
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry

KALTIMOKE, BONTANG – Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, meminta pembangunan tenan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lapangan HOP I, Kelurahan Satimpo, Kec. Bontang Selatan, segera dikoordinasikan dengan dinas terkait agar dapat langsung difungsikan setelah selesai dibangun.

Hal itu disampaikan Alfin saat melakukan kunjungan lapangan di Lapangan HOP I, Senin (10/8/2026).

Ia menekankan agar pemerintah memastikan seluruh fasilitas pendukung, seperti listrik dan air, tersedia sebelum tenan diserahkan untuk digunakan masyarakat.

“Kalau sudah jadi, segera koordinasikan ke dinas terkait. Ketika progres tenan sudah mau selesai, segera komunikasi dan pastikan tenannya segera diisi. Jangan seperti tenan yang sudah-sudah, tidak ada listrik dan air,” ujar Alfin.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pendukung menjadi bagian penting agar pembangunan yang menggunakan anggaran cukup besar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pastikan fasilitas juga sudah disediakan sebelum diserahkan untuk digunakan,” tegasnya.

Alfin menilai, ketika pembangunan Lapangan HOP I rampung dan dapat difungsikan secara optimal, fasilitas tersebut akan menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, ia meminta agar tidak ada fasilitas yang dibangun tanpa kelengkapan sarana penunjang.

“Ketika tenan ini jadi, tapi tidak ada fasilitasnya tentu akan menjadi buah pembicaraan masyarakat karena anggarannya Rp17 miliar,” katanya.

Pihaknya (DPRD) juga berencana kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Oktober 2026 untuk melihat perkembangan pembangunan.

“Kami akan sidak lagi bulan Oktober dan lihat progresnya seperti apa. Kalau tidak sesuai dengan gambar perencanaan, akan kami suruh bongkar,” kata Alfin.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Robysai Manassa Malisa, mengatakan tenan UMKM yang telah selesai nantinya akan diserahkan kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagkop).

“Begitu tenan UMKM jadi, nanti akan kami serahkan ke Dispopar dan mereka akan berkoordinasi dengan Disperindagkop,” jelas Robysai.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan progres keseluruhan pembangunan Lapangan HOP I dapat mencapai sekitar 65 persen pada Oktober 2026.

“Kami usahakan Oktober progresnya 65 persen untuk seluruh pengerjaan di Lapangan HOP ini,” ujarnya.

Diketahui, pembangunan lanjutan Lapangan HOP I di Kelurahan Satimpo, Kota Bontang, mendapat alokasi anggaran sebesar Rp17,5 miliar dari Pemerintah Kota Bontang pada tahun anggaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.