KALTIMOKE, BONTANG – Sebanyak 17 tenan UMKM meramaikan Pasar Satu Hari yang diadakan di Rumah Adat Toraja, Kelurahan Kanaan, Bontang. Sabtu, (16/8/2025)
Kegiatan ini merupakan hasil kerja keras 10 orang Mahasiswa KKN Unmul Gelombang 51 yang telah mengoptimalkan potensi lokal untuk menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN yang telah menggelar acara ini dengan sukses.
“Kalian telah menunjukkan semangat yang luar biasa, dan saya berharap kalian segera menjadi sarjana yang siap menghadapi tantangan yang lebih besar,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya persiapan dan pendidikan dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, dan bagaimana UMKM bisa menjadi salah satu sektor yang mendorong perkembangan ekonomi daerah.
Selain itu, Neni juga menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bontang sangat mendukung pengembangan UMKM di Kelurahan Kanaan.
“Kami akan terus berupaya agar UMKM di Kanaan bisa berkembang, bahkan menjadi pasar permanen yang bisa terus beroperasi,” jelasnya.
Dengan adanya pasar permanen, Neni berharap para pelaku UMKM di Kanaan dapat meningkatkan daya saing mereka dan memperkenalkan produk-produk lokal kepada wisatawan.
Sementara, Mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan ini juga menyampaikan harapannya agar pasar ini tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi dapat menjadi kegiatan rutin yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
” Kami fokus pada pengembangan UMKM karena kami melihat bahwa ini adalah jalan terbaik untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran di daerah, ” kata Rian, Ketua KKN sekaligus Ketua Panitia Pasar Satu Hari.
Lanjut, Neni mengungkapkan bahwa ke depan, kelurahan Kanaan harus memiliki kerajinan tangan seperti batik kuntul perak yang menjadi ciri khas dan bisa dijadikan oleh-oleh wisatawan.
“Kedepat pemkot akan memfasilitasi warga agar memiliki tempat permanen untuk UMKM, sehingga wisatawan yang datang dapat membeli produk-produk lokal yang menjadi ikon daerah ini juga,” terangnya.
Selain itu, pemerintah akan menyediakan pelatihan untuk para pelaku UMKM guna meningkatkan kualitas produk yang mereka hasilkan.
Dengan adanya kegiatan seperti Pasar Satu Hari, diharapkan Kelurahan Kanaan bisa lebih dikenal, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga secara nasional. Ini merupakan langkah penting untuk mewujudkan visi Pemerintah Kota Bontang menjadikan Kanaan sebagai desa wisata yang mandiri dan berdaya saing.






