KALTIMOKE, BONTANG – Bontang semakin memperkuat komitmennya dalam peningkatan gizi masyarakat lewat Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) yang diresmikan di Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Kelurahan Api-Api, pada Sabtu (16/8/2025). Acara ini juga menjadi momen syukuran bagi dibukanya dapur gizi yang akan mendukung kesehatan warga, khususnya anak-anak, balita, ibu hamil, dan lansia.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, hadir dalam acara tersebut mewakili Wali Kota Bontang. Dalam sambutannya, Agus Haris menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait agar program ini dapat berjalan optimal.
“Pembangunan bangsa tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, tetapi juga pada manusia yang sehat dan cerdas. Kami sangat berharap program ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat, terutama untuk anak-anak kita,” ujar Agus Haris.
Program Makan Gratis merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Di Bontang sendiri, sebanyak 16 dapur gizi direncanakan, dengan 9 dapur sedang dalam proses renovasi dan 2 dapur telah mulai beroperasi. Pihak Pemerintah Kota Bontang menargetkan semua dapur bisa beroperasi secara penuh pada tahun 2026.
Disisi Lain, Surya Saputra, Pimpinan Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Bontang menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 33 ribu dapur yang beroperasi di seluruh Indonesia, dengan target nasional sebanyak 371 ribu dapur.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan instansi terkait, yang telah bekerja keras untuk memastikan program ini berjalan lancar di Bontang,” ungkapnya.
Dapur gizi yang baru saja diresmikan pada hari itu, menurut laporan dari pihak terkait, setiap porsi makanan akan dipersiapkan dengan anggaran sekitar Rp15 ribu. Biaya ini mencakup bahan baku, gaji karyawan, hingga operasional dapur. Selain manfaat gizi, program ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Kota Bontang, anggota DPRD, dan perwakilan dari beberapa instansi seperti Dinas Pendidikan, BPJS Ketenagakerjaan, serta pihak-pihak yang akan menerima manfaat langsung dari program ini. Dalam kesempatan tersebut, selain mendengarkan sambutan, para undangan juga diajak untuk meninjau langsung dapur gizi yang akan beroperasi pada 22 Agustus mendatang.(*)







