KALTIMOKE, BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Shemmy Permatasari Sari (SPS), memanfaatkan masa reses untuk turun langsung menyapa masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Bontang, Kutai Timur, dan Berau.
Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 yang berlangsung pada 25 Januari hingga 1 Februari 2026 itu menjadi momen SPS menyerap berbagai aspirasi warga, terutama di sektor perekonomian dan dunia usaha.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin DPRD Kaltim agar arah pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di daerah.
Di Kota Bontang, warga banyak menyoroti dukungan bagi UMKM, koperasi, dan pelaku usaha kecil yang masih kesulitan akses permodalan.
Selain itu, pedagang pasar tradisional juga meminta perhatian terhadap penataan fasilitas perdagangan serta kemudahan distribusi logistik.
Bergeser ke Kutai Timur, aspirasi didominasi soal penguatan sektor perindustrian dan investasi daerah.
Warga berharap kehadiran perusahaan besar ikut mendorong pertumbuhan usaha lokal, termasuk kemitraan dengan koperasi dan pelaku UMKM setempat.
Masukan juga datang terkait optimalisasi pendapatan daerah dari pajak dan retribusi tanpa membebani masyarakat kecil.
Sementara di Berau, masyarakat menyampaikan harapan besar pada sektor pariwisata dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Mereka mendorong dukungan infrastruktur, kemudahan akses perbankan, serta peran perusahaan daerah dalam membantu promosi dan permodalan usaha masyarakat.
Istri dari Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan itu mengatakan seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kaltim, khususnya sesuai bidang yang membidangi perekonomian, perdagangan, perindustrian, logistik, koperasi, pariwisata, keuangan daerah, perpajakan, hingga penanaman modal.
“Reses ini bukan sekadar kunjungan, tapi memastikan suara masyarakat dari Bontang, Kutai Timur, dan Berau benar-benar kami bawa ke meja pembahasan,” ujarnya, Selasa 3 Febuari 2026.
Diketahui, SPS aktif turun ke lapangan menyapa warga dalam berbagai agenda kemasyarakatan.
Kehadirannya kali ini pun disambut antusias, karena dinilai membuka ruang langsung antara masyarakat dan wakil rakyat di tingkat provinsi.







