PTK Samarinda Seberang Solid Dukung Andi Satya, Peluang Ketua Golkar Samarinda Menguat

by
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra

KALTIMOKE, SAMARINDA — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Samarinda semakin memanas. beberapa kader terbaik partai beringin ini bakal bersaing di arena Musda yang dijadwalkan berlangsung 18 April 2026 di Fugo Hotel Samarinda.

salah satunya Andi Satya Adi Saputra yang digadang-gadang masuk dalam Calon kuat untuk memimpin DPD II Partai Golkar Samarinda

Salah satu dukungan tegas datang dari Pimpinan Tingkat Kecamatan (PTK) Golkar Samarinda Seberang.

Ketua PTK Golkar Samarinda Seberang, Chaidir Tamami, menyatakan pihaknya telah mengerucutkan pilihan kepada Andi Satya sebagai calon ketua yang dinilai paling representatif.

“Kami di PK Samarinda Seberang melihat Andi Satya sebagai figur yang punya kapasitas dan rekam jejak. Baik dari sisi profesional maupun sebagai kader partai, beliau layak memimpin Golkar Samarinda,” ujar Chaidir yang juga pemuda dari Samarinda Seberang pada Rabu 8 April 2026.

Pria yang kerap menghimpun gerakan pemuda ini mengatakan, bahwa kebutuhan akan sosok pemimpin yang mampu mengonsolidasikan partai menjadi pertimbangan utama dalam menentukan dukungan.

“Golkar butuh figur yang bisa menyatukan kekuatan internal sekaligus membawa semangat baru. Kami menilai itu ada pada beliau,” tegasnya.

Nama Andi Satya sendiri memang tengah menjadi perbincangan hangat di internal partai berlambang pohon beringin tersebut.

Selain berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan, ia juga merupakan anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar.

Dalam Pemilu Legislatif terakhir, Andi Satya mencatatkan perolehan suara signifikan, yakni lebih dari 22 ribu suara.

Capaian ini dinilai sebagai indikator kuat atas tingkat elektabilitas dan penerimaan di akar rumput.

“Perolehan suara itu bukan angka kecil. Itu menunjukkan beliau punya basis massa yang nyata, dan itu penting untuk memperkuat posisi Golkar ke depan,” lanjut Chaidir.

Sementara itu, dalam mekanisme Musda, setiap kandidat wajib mengamankan minimal 30 persen dukungan suara untuk dapat maju sebagai calon ketua.

Dengan total 16 suara yang diperebutkan, dukungan dari Pimpinan Kecamatan menjadi faktor krusial.

Komposisi suara terdiri dari 10 PK serta organisasi sayap dan pendiri seperti Kosgoro, Soksi, dan MKGR.

Selain itu, organisasi yang didirikan Golkar seperti AMPI, Alhidayah, Satkar Ulama, MDI, dan HWK, serta unsur lainnya juga memiliki hak suara.

Chaidir menilai, dengan mulai mengalirnya dukungan dari berbagai elemen, peluang Andi Satya untuk memimpin DPD Golkar Samarinda semakin terbuka.

“Kami melihat tren dukungan ini terus bergerak. Kalau konsolidasi berjalan baik, peluang beliau sangat besar,” katanya.

Menjelang pelaksanaan Musda, dinamika internal partai diperkirakan semakin intens.

Lobi politik dan konsolidasi lintas struktur akan menjadi kunci dalam menentukan siapa yang akhirnya menduduki kursi Ketua DPD II Golkar Samarinda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.