KALTIMOKE, SANGATTA – Antusias sejumlah calon anggota Polri di Kabupaten Kutai Timur tengah mengikuti proses Pemeriksaan Administrasi (Rikmin).
Tahapan tersebut merupakan tahap awal dari berbagai rangkaian bagian dari seleksi.
Peserta seleksi yakni Revan asal Muara Wahau, Rocky dan Zahra asal Sangatta, berbagi pengalaman selama menjalani seleksi.
Zahra mengaku ia mengikuti seleksi karena keinginan pribadi dan didorong oleh dukungan orang tua sekaligus melanjutkan jejaknya sebagai bagian dari kepolisian.
Sementara peserta lain, tak hanya sebagai pekerjaan, tapi juga sebagai cita-cita yang ia impikan sejak kecil.
Namun, dalam proses seleksi yang dijalaninya tidak begitu mudah, ada banyak tantangan yang harus dilalui oleh peserta. Seperti tantangan akademik yang membutuhkan kesiapan matang.
“Kalau dibilang sulit, semua tahap itu sulit, tapi kembali lagi tergantung kesiapan kita,” ujar salah seorang peserta seleksi, Kamis (2/4/2026)
Peserta juga menjelaskan bahwa ada berbagai rangkaian seleksi yang harus dilalui. Mulai dari pemberkasan atau Rikmin, lanjut pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, hingga tes jasmani seperti EKG.
Setelah proses tersebut peserta akan lanjut menjalani tahap perangkingan untuk menentukan lulus ke tahap selanjutnya.
Sementara itu, sala satu peserta mengaku baru pertama kali mengikuti seleksi untuk menjadi kepolisian.
“Ini pertama kali ikut, jadi masih belajar memahami alurnya,” ujar salah satu peserta.
Selain itu, terkait pandangan masa depan tentang perpindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara belum ada gambaran yang lebih jauh. Menurut mereka pandangan itu terbentuk berjalan dengan sendirinya jika nantinya lolos.
“Kami masih di tahap mendaftar, jadi belum bisa melihat lebih jauh. Mungkin nanti setelah bertugas baru bisa memahami,” terang peserta lainnya.
Para peserta berharap dapat melalui seluruh rangkaian tahapan dengan baik.
“Semoga tahun ini jadi tahun kita semua,” tutup salah satu peserta





