KALTIMOKE, BONTANG – Suasana menyambut kemerdekaan terasa begitu kental di Rumah Adat Toraja, Kelurahan Kanaan, Bontang. Pasar Satu Hari, yang digelar oleh mahasiswa KKN Unmul Gelombang 51, sukses mengundang perhatian warga setempat dan para pengunjung.
Acara ini bukan sekadar pasar murah atau tempat belanja, melainkan juga sebagai langkah awal memperkenalkan Kanaan sebagai destinasi wisata unggulan di Bontang. Terlihat 17 tenan UMKM yang turut meramaikan acara tersebut, menawarkan berbagai produk lokal yang menarik. Selain itu kegiatan ini juga dirangkai dengan berbagai lomba
Dalam sambutannya, Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN Unmul yang telah menginisiasi acara tersebut.
“Kalian adalah generasi penerus yang akan terus berkarya untuk bangsa. Semoga kalian segera lulus dan menjadi sarjana,” kata Neni di hadapan para peserta.
Neni juga mengajak warga Bontang untuk memanfaatkan semangat kemerdekaan dalam membangun kota, menciptakan peluang ekonomi, dan menjadikan Bontang sebagai kota yang lebih maju.
“Selain lomba-lomba, kita harus fokus pada pembangunan destinasi wisata yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.
Neni menyampaikan harapan agar pasar seperti ini bisa terus dilaksanakan dan bahkan menjadi pusat oleh-oleh khas Kanaan.
“Kalau bisa kegiatannya di permanenkan dengan adanya tempat permanen, kita bisa menyiapkan kerajinan khas untuk wisatawan yang datang ke Bontang,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Bunda Neni juga berbicara tentang pengembangan destinasi wisata kota.
” Kami (Pemkot) sedang merencanakan pembangunan Danau Kanaan sebagai destinasi wisata utama di Bontang pada tahun 2026. Danau ini bukan hanya berfungsi untuk mencegah banjir dan menyimpan air bersih, tetapi juga bisa menjadi daya tarik wisata,”jelasnya.
Bunda Neni menambahkan ke depannya, Danau Kanaan di target akan menjadi titik berkumpulnya warga dan wisatawan.
“Di setiap destinasi wisata, selalu ada peluang usaha, seperti di Bali yang dipenuhi tempat jualan di setiap sudutnya. Kita ingin Bontang seperti itu, di mana setiap orang bisa mendapatkan manfaat.” terangnya.
Dengan potensi wisata dan UMKM yang terus berkembang, Kanaan diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun pariwisata dan ekonomi lokal.
“Pasar Satu Hari ini adalah salah satu langkah awal untuk mewujudkan impian tersebut,” tuturnya.
Kelurahan Kanaan kini mulai bersiap menuju desa wisata yang ramah bagi wisatawan yang dapat memberi kan manfaat bagi masyarakat setempat.(*)







