KALTIMOKE, BONTANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan anggaran sekitar Rp8 miliar untuk membeli mes atau asrama di Jakarta. Rencana ini dilakukan untuk mengurangi pengeluaran rutin pemerintah daerah yang selama ini digunakan untuk menyewa tempat tinggal bagi keperluan dinas di ibu kota.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan anggaran tersebut kemungkinan besar akan digunakan untuk membeli mes permanen di Jakarta. Hal itu disampaikannya di sela-sela sambutan saat kegiatan buka puasa bersama wartawan di rumah jabatan Wakil Wali Kota Bontang, Rabu (4/3/2026).
“Rp8 miliar itu kemungkinan besar akan digunakan untuk membeli mes di Jakarta,” ujarnya.
Menurut Neni, selama ini Pemkot Bontang harus menyewa mes setiap tahun dengan biaya yang tidak sedikit. Saat ini, biaya sewa mes yang digunakan pemerintah daerah mencapai sekitar Rp500 juta per tahun.
Ia menilai, jika terus dilakukan, pengeluaran tersebut akan menjadi beban rutin bagi keuangan daerah. Karena itu, pembelian mes dinilai lebih efisien dalam jangka panjang dibandingkan harus terus menyewa.
“Kalau tiap tahun harus mengeluarkan Rp500 juta, lumayan juga,” tuturnya.
Mes tersebut nantinya direncanakan untuk digunakan sebagai tempat singgah bagi pejabat maupun pegawai pemerintah daerah saat menjalankan tugas di Jakarta.
Meski demikian, orang nomor satu di kota bontang itu belum merinci waktu pasti realisasi pembelian mes tersebut, termasuk lokasi yang akan dipilih di Jakarta. Pemkot Bontang masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum rencana tersebut direalisasikan.







