KALTIMOKE, BONTANG – Semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan lewat seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata. Hal itulah yang ditegaskan oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat melepas peserta jalan sehat dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia di Kelurahan Belimbing, Sabtu pagi (16/8).
Acara yang berlangsung di halaman Lapangan Bola BTN PKT itu dipenuhi antusiasme warga dari berbagai kalangan, sebagai bentuk cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan.
Didampingi oleh Camat Bontang Barat Ida Idris, Lurah Belimbing Dwi Andriyani, serta Lurah Loktuan Supriadi, Neni menyampaikan bahwa kemerdekaan bukanlah sekadar warisan, melainkan amanah perjuangan yang harus dijaga dan dilanjutkan oleh seluruh rakyat Indonesia.
“Bendera Merah Putih yang kita kibarkan hari ini adalah simbol dari jutaan pengorbanan. Ini bukan hanya tentang warna merah dan putih, tapi tentang darah dan air mata para pahlawan yang rela mati demi kemerdekaan,” ujarnya penuh semangat.
Namun, menurutnya, perjuangan tak berhenti di masa lalu. Generasi masa kini memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi, salah satunya dengan menjaga lingkungan, memperkuat mentalitas sehat, dan menciptakan prestasi di berbagai bidang.
“Kemerdekaan juga berarti bebas dari sampah, dari penyakit, dari lingkungan yang tidak sehat. Kita harus jaga tempat tinggal kita, mulai dari diri sendiri, dari rumah sendiri, dan dari kelurahan kita masing-masing,” ajaknya kepada warga.
Dirinya juga menyinggung pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari perjuangan generasi sekarang. Ia menekankan bahwa kehidupan yang sehat, harmonis, dan saling mendukung adalah bentuk perlawanan terhadap tantangan zaman.
“Mental health hari ini menjadi hal yang sangat penting. Kita harus saling menyayangi, saling jaga, karena ini adalah bagian dari membangun bangsa,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada Kelurahan Belimbing atas berbagai capaian positif yang telah diraih dan mendorong agar semangat tersebut terus dijaga.
“Terus tingkatkan prestasi. Dimana ada poin, pasti ada koin. Setiap usaha tidak akan sia-sia,” tutupnya.(*)







