170 Guru SMP di Bontang Ikuti Bimtek Kesehatan Mental, Fokus Hadapi Tekanan Profesi

by

KALTIMOKE, BONTANG – Sebanyak 170 guru SMP se-Kota Bontang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Character Building berbasis kesehatan mental yang digelar di Gedung Graha Pemuda Dispopar, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan ketahanan mental guru di tengah meningkatnya tekanan dalam dunia pendidikan.

Bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang ini dibuka oleh Staf Ahli PKSDM, Lukman, mewakili Wali Kota Bontang. Dalam arahannya, ia menyoroti kompleksitas tantangan yang kini dihadapi para guru, mulai dari beban kerja hingga tuntutan administratif yang terus berkembang.

Menurut Lukman, kondisi tersebut menuntut para pendidik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan karakter yang kuat. Ia menegaskan, peran guru telah berkembang menjadi lebih luas, termasuk sebagai pembentuk kepribadian dan inspirator bagi peserta didik.

“Kesehatan mental dan keseimbangan emosional menjadi kunci utama dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, guru juga dituntut mampu mengelola stres serta membangun suasana belajar yang positif. Hal ini dinilai penting agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bontang turut memperkenalkan konsep “DNA Pendidikan” yang meliputi Direction, Nurture, dan Adaptability sebagai landasan dalam pengembangan karakter peserta didik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan profesionalisme guru di daerah.

Ia menambahkan, kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Reni Murni, yang memberikan materi terkait penguatan mental serta keterampilan praktis bagi para peserta.

“Diharapkan para guru mampu mengimplementasikan pemahaman tentang kesehatan mental dalam proses pembelajaran di sekolah,” katanya.

Pemkot Bontang menilai penguatan kapasitas guru, termasuk dari aspek mental, menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.