KALTIMOKE, BONTANG — Mewakili Wali Kota Bontang, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menghadiri Pengukuhan Pengurus Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Guntung Periode Tahun 2026–2030 yang digelar pada Jumat malam (2/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Replika Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Jalan Tari Enggang Gang Kanjar 1 RT 06, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bontang Ubayya dan Sumardi, AVP Komunikasi Eksternal PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Muhammad Taufik, Lurah Guntung Denny Febrian, Lurah Loktuan Supriadi, Ketua Lembaga Adat Kutai Guntung Darmawi, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Guntung.
Pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Lurah Guntung Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penetapan Perubahan Pengurus Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Guntung Kecamatan Bontang Utara Periode Tahun 2026–2030. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas dan pengucapan sumpah/janji pengurus RT yang dipandu oleh Lurah Guntung, serta penandatanganan berita acara yang disaksikan Wakil Wali Kota Bontang dan para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi proses demokrasi yang berjalan baik di tingkat paling dasar masyarakat.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan pemilihan RT di Kelurahan Guntung yang berlangsung demokratis, tertib, dan sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pengurus RT yang telah dikukuhkan, seraya menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah dari masyarakat.
“Selamat kepada Ketua RT, sekretaris, dan seluruh pengurus RT periode 2026–2030. Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Agus Haris menekankan peran strategis RT sebagai ujung tombak pemerintah dan penghubung langsung antara pemerintah kota dengan masyarakat, khususnya dalam pelayanan publik dan pemberdayaan warga.
“RT adalah mitra utama pemerintah di tingkat lingkungan. Oleh karena itu, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan yang optimal,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk terus memberikan dukungan kepada RT, termasuk dalam perencanaan pembangunan yang berbasis data.
“Mulai tahun 2026, seluruh program pembangunan harus berbasis data yang valid, bukan lagi berdasarkan asumsi, agar bantuan dan program benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyoroti fokus pemerintah daerah terhadap penurunan angka stunting di Kota Bontang.
“Target kita adalah menurunkan angka stunting menjadi 12,5 persen pada tahun 2026 melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ungkap Agus Haris.
Terakhir, ia mengajak seluruh pengurus RT untuk bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kesehatan, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia berharap, melalui kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, Kota Bontang dapat terus bergerak menuju kota yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.





